jump to navigation

Pemerintah Desak Malaysia Terapkan Resiprokal October 2, 2007

Posted by satelit in info.
trackback

JAKARTA — Pemerintah mendesak Malaysia memberlakukan asas resiprokal untuk penyelenggaraan siaran televisi berbayar. Sebab, Indonesia telah memberi kesempatan penyelenggara televisi berbayar Malaysia berusaha di Indonesia.Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh mengatakan pemberlakuan asas resiprokal dimaksudkan agar penyelenggara siaran televisi berbayar Indonesia dapat menjual layanannya di Malaysia. “Soal satelit sudah tidak ada masalah. Tinggal reciprocal direct to home-nya,” kata Nuh di Jakarta kemarin.

Sebelumnya, juru bicara Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi Departemen Komunikasi dan Informatika, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan izin stasiun radio pengoperasian satelit Measat telah diberikan kepada PT Broadband Multimedia, yang merupakan induk usaha PT Direct Vision (Astro TV), karena memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan, termasuk pemenuhan asas resiprokal penyelenggaraan satelit Indonesia di Malaysia. Sehingga Astro TV bisa bebas berusaha di Indonesia.

Namun, Ketua Umum Asosiasi Satelit Indonesia Tonda Priyanto menilai satelit Measat asal Malaysia yang digunakan Astro untuk penyiarannya di Indonesia belum memiliki ketentuan resiprokal. Hak labuh satelit yang beroperasi di suatu negara harus dilihat dari konteks penggunaannya, yang tiap-tiap negara memiliki karakteristik yang berbeda.

Sehingga pemerintah seharusnya melihat hubungan timbal balik pemanfaatan satelit suatu negara bisa berupa akses langsung ke rumah atau direct to home. Sebab, penggunaan satelit Malaysia itu adalah untuk layanan yang berakses langsung ke rumah.

Di sisi lain, Tonda menilai persaingan industri satelit di pasar domestik makin ketat setelah kebijakan pemerintah memungkinkan satelit asing yang masuk wilayah udara Indonesia bisa memperoleh hak labuh dan memberikan layanannya.

Menurut dia, meski mendapatkan pesaing asing, perkembangan layanan jasa satelit di Indonesia masih tumbuh cukup signifikan, yang didominasi untuk penggunaan layanan seluler dan multimedia, yang diikuti oleh VSAT dan Internet. Eko Nopiansyah

Jum’at, 15 Juni 2007

Ekonomi dan Bisnis Koran Tempo

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: